
Siapa kau
Apa yang kau lakukan dengan diriku
Apa yang sebenarnya yang kau inginkan
Aku bukan kau
Kau bukan aku
BerhentiĀ menghantuiku
Berhenti menguasaiku
Berhenti menyerangku
Kau jahat
A ku mau aku yang dulu
Advertisement
Like this:
Be the first to like this post.
This entry was posted on 2009/11/27 at 8:54 AM and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
2009/12/31 at 3:46 AM |
tak perlu berkerut
apalagi menghujani kepala dengan balon dialog yang menyusut
pecahan absurditas di sekeliling identitas
adalah permainan lama
dengan garis-garis renungan untuk kau cerna
Hmm.. menurutku kalau puisi ini dipoles sedikit dengan metafora agar lebih tersamar, pasti jadi bagus banget deh, Ta… IMHO